TERAPI UNTUK VERTIGO

10:28

Ini adalah pengalaman seorang teman yang berobat di Singapura.   Seorang Profesor di Mount Elizabeth Hospital Singapura, beliau ahli Neurologi dan ahli dalam penyakit Stroke mengatakan bahwa vertigo itu mudah penanganannya. 

Awalnya dokter melakukan Blood Circulation Scan, sehingga segera diketahui apakah ada bagian pembuluh darah yg mampet atau alirannya kurang lancar dan sebagainya. Kemudian dilakukan terapi di kursi sofa oleh seorang perawat dengan metode sebagai berikut: 

Pasien disuruh terlentang dengan kepala sebagian keluar kursi tanpa bantal dan dipegang oleh perawat, kemudian disuruh menoleh ke kiri. pasien biasanya akan langsung kumat/kambuh vertigonya. Lalu perawat akan menyuruh rileks, sesudah rasa berputarnya hilang, pasien disuruh menoleh ke kanan, dan lagi, vertigonya akan terasa kembali. Walaupun tidak separah yang kiri, pasien diharapkan rileks. Kemudian balik badan dan kepala melihat ke lantai, lalu bangun perperlahan-lahan dengan mata melihat ke bahu, kemudian duduk kembali.

Hanya itu terapinya, tapi manjur luar biasa. Kemudian pasien harus tidur bolak-balik, kanan-kiri terus berulang-ulang. Total waktu yang dibutuhkan untuk terapi sekitar 15 menit.

Kenapa bisa vertigo bisa terjadi? Ternyata jawabannya sangat sederhana. vertigo terjadi karena kita salah posisi tidur. Mungkin tanpa kita sadari kita selalu tidur pada satu posisi, misalnya miring ke kiri terus dan jarang ke kanan, sehingga ini akan menyebabkan vertigo, yang mengakibatkan adanya “christal”(istilah kedokteran yang asing di telinga kita) hingga menyebabkan keseimbangan kita terganggu. Terapi itu utk mengembalikan posisi “christal” itu. 

Sangat simpel bukan? Ternyata vertigo tidak ada hubungannya dengan kolesterol atau lainnya. Pasien akan diberi 1 jenis obat dan itu pun hanya diminum kalau masih merasa berputar.

Bisa dipraktekkan bagi penderita vertigo. Jika sakit berlanjut hubungi dokter...

Kesehatan itu mahal harganya. Mari kita jaga kesehatan kita mulai sekarang. Gunakan masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »